Blogroll

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat [Ibrani 11:1]. Ia mencahayai dan membaharui akal budi. Akal budi yang diterangi iman mendorong manusia memilih apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna [Lih Roma 12:2]

Islam Agama Rasis [Bagian I]

Artikel ini kami buat untuk menjawab tulisan yang dimuat dalam islamic.xtgem.com dengan judul “Rasisme dalam Islam dan Kristen.”

1. Apakah Islam mengajarkan rasisme?
Muslim:
Jawabannya tentu tidak! Mari kita lihat ayat yang mulia berikut ini
: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan janganlah wanita-wanitamengolok-olok wanita lain boleh jadi wanita (yang diolok-olok) lebihbaik daripada wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah panggilan yang buruk sesudahiman dan barang siapa yang tidak taubat maka mereka itulah orang yangzalim". (Qur'an mulia 49:11).

Catatan kami atas ayat Quran /pandangan Muslim ini:

a. Kehadiran kalimat dalam tanda kurung () jelas kalimat buatan muslim. Jadi, klaim yang mengatakan bahwa Alquran murni dari Allah adalah klaim kosong

b. Kehadiran banyak kalimat dalam tanda kurung membuktikan bahwa bahasa Awloh itu kacau balau dan oleh karena harus diperbaiki oleh manusia-manusia muslim

c. Kata “boleh jadi” membuktikan bahwa Awloh swt adalah sosok diri yang ragu-ragu. Allah tidak dapat memastikan manakah yang lebih baik: wanita yang mengolok-olok atau wanita yang diolok-olok.

d. Kalimat yang benar dari ayat Awloh di atas ialah: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain boleh jadi mereka lebih baik dari mereka dan janganlah wanita-wanita mengolok-olok wanita lain boleh jadi wanita lebih baik daripada wanita dan janganlah kamu mencela irimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah panggilan yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak taubat maka mereka itulah orang yang zalim". (Qur'an mulia 49:11).. Anda tentu tahu bahwa ayat Awlohnya Muslim ini ternyata kacau-balau.


2. Apakah Islam mengajarkan rasisme?

Muslim

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari
seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa
dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang
yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling
bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha
Mengenal". (Qur'an mulia 49:13) Jadi menurut standard Al qur'an, orang yang paling mulia itu bukan orang kaya, bukan orang miskin, bukan Arab, bukan Amerika, tapi orang yang paling taqwa kepada Allah. Jadi disini tidak ada diskriminasi
kemanusiaan, siapapun bisa menjadi orang yang mulia, bukan karena
kulit putih bukan juga orang bule.

Catatan kami atas ayat Quran /pandangan Muslim ini:

a. Orang yang paling mulia ternyata orang yang paling bertaqwa dan bukan orang Muslim. Jadi, gugurlah klaim yg mengatakan bahwa Islam adalah jalan menuju keselamatan. Jalan menuju keselamatan/kemuliaan itu adalah TAGWA. Banyak orang Muslim yang justru Islam KTP, ada banyak makan daging Babi, Anjing, pembunuh, teroris, dll.

b. Ayat Alquran Awloh di atas tidak membuktikan bahwa Islam adalah tidak rasis. Ayat Qoran yang lain musti dilihat juga. Salah satunya sebagai contoh saja:
[47.4] Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka. Ingat kalimat dalam kurung itu adalah palsu/tambahan Muslim bukan dari dari Allah SWT.

3. Apakah Islam mengajarkan rasisme?

Muslim

Sekarang kita lihat sabda Rasulullah saw : "Sesungguhnya Allah tidak akan melihat bentuk-bentuk tubuhmu dan harta kamu tetapi akan melihat isi hati kamu dan amal-amalmu". (Riwayat Muslim, Shahihul Muslim, tafsir Ibnu Katsier juz 7 hal 322). Dari Abu Dzar bahwa Rasulullah saw bersabda kepadanya: "Lihatlah, engkau tidak lebih baik dari yang berkulit merah dan pula dari yang berkulit hitam melainkan jika engkau mengunggulinya dengan taqwa kepada Allah". (HR Imam Ahmad tafsir Ibnu Katsier juz 7 hal 322). Rasulullah saw bersabda: "Tiada kelebihan seseorang terhadap yang lainnya melainkan dengan taqwa kepada Allah". (HR Abu Bakar Albazzar, tafsir Ibnu Katsier juz 7 hal 322). Jadi kita fahamkan bahwa Islam agama yang universal tanpa rasisme.

Catatan kami atas ayat Quran/pandangan Muslim ini:

a. Teori itu tidak otomatis menempatkan Islam atau nabi sebagai agama yang tidak rasis. Nabi bertentangan dengan Awlohnya, atau membangkang terhadap sesembahannya sendiri yang berkata: [5.51] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.”

b. Lihat jugalah Riwayat Nabi yang ditulis oleh Mukhairi IX/4: Dimanapun engkau berjumpa dengan orang-orang yang tidak beriman/orang-orang kafir BUNUHLAH MEREKA, karena barangsiapa membunuh mereka kepadanya akan diberikan pahala pada hari khiamat/kemudian

c. Lihat juga perkataan nabi agung Muhammad berikut ini: “Saya telah diperintahkan oleh Allah untuk memerangi ornag-orang sampai mereka mau memberi kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusanNya dan mereka wajib sembahyang dan membayar zakat. Jika mereka melakukan hal tersebut di atas, nyawa dan harta mereka akan selamat [Hadis al Bukhairi I/13]. Masih banyak ah ayat-ayat iblis ini.

4. Apakah Islam mengajarkan rasisme?

Muslim

Dalam praktek ibadah dapat juga kita lihat bahwa Islam agama yang antirasisme: Ibadah Haji. Tiap tahun setiap orang dari seluruh penjuru dunia yang berjumlah kurang lebih dua juta orang memadati Masjidil Haram. Laki-laki, perempuan, anak-anak, berkumpul jadi satu memenuhi perintah Allah. Mungkin tidak ada didunia ini ritual keagamaan yang diadakan rutin tiap tahun yang begitu akbar dan luar biasa. Para jemaah semuanya mengenakan pakaian putih tak berjahit. Tidak tampak mana orang kaya miskin, presiden atau rakyat jelata, Amerika, Asutralia, Afrika. Semua kumpul jadi satu. Mereka semua serempak mengucapkan "LABBAIK, ALLAHUMMA LABBAIK" HERE AM I, O ALLAH, HERE AM I, THERE IS NONE WHO IS THE PARTNER, ALL PRAISE AND BLESSING BELONG TO THEE ALONE, FOR THOU ART THE SOVEREIGN, AND THOU HAST NO PARTNER." Praktek anti rasial yang nyata. Ibadah sholat. Ibadah ini juga merupakan bentuk anti rasisme. Dimanapun anda sholat didunia ini, entah di Arab, Amerika, Jerman Inggris, Afrika, Australia, semua tata caranya sama. Kesimpulan. Berdasarkan ayat Qur'an yang mulia dan sabda Rasul saw serta praktek keagamaan kita pahamkan bahwa Islam adalah agama yang universal dan anti rasialisme.

Catatan kami atas ayat Quran/pandangan Muslim ini:

a. Urusan interen Muslim, entah bagaimana pun baiknya, itu tidak membuktikan bahwa Islam bukan agama rasis. Kumpul-kumpul di Mekah atau Medinah Arab Saudi silahkan saja. Berilah satu buktinya yang konkrit bahwa Muslim itu memang membawa damai, tidak rasis. Biarkan kami melawan ideology Islam ini dengan pena dan jawablah kami dengan pena juga, jangan dengan pentung dan pedang sebagaimana diusulkan oleh Awloh di atas tadi. Kalau benar anti rasis, izinkanlah kami berkotbah dan mewartakan Injil secara bebas di Negara Pakistan, Lybia, Maroko, Afganistan, dll. Biarkan Gereja bertumbuh dan berkembang. Kalau keluargamu [Islam] adem ayem, rukun-rukun, temu akbar dll, itu bukan perkara anti rasis, bagaimana kami tahu bahwa kamu yang sealiran itu anti rasis? Kami bahkan dapat menduga bahwa pertemuan itu adalah ajang persekongkolan untuk menghancurkan peradapan dunia yang modern dan damai. Dunia makin berdarah karena kejahatan Muslim bukan? Terlalu banyak bukti untuk itu. Negara-negara Eropa dan Barat pada umumnya juga tangannya penuh darah, tetapi mereka jijik melakukan hal itu atas nama Allah mereka. Islam lain, membunuh orang kafir demi membela reputasi Allah dan atas perintah Allah [Lihatlah bagaimana Osaba Bin Laden, Nurdin M Top, FPI, dll]

b. Terutama bacalah dengan pelan ayat suci Awloh ini:

[9.5] Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertobat dan mendirikan salat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

[8.12] (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.

[8.17] Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Baca juga kali ya: Awloh yang tidak memiliki sifat mengampuni tetapi pendendam.

[8.60] Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).

[9.14] Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,

[5.33] Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,

[9.73] Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah neraka Jahanam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.

KESIMPULAN

Menurut Alquran dan Hadis Nabi, Islam adalah satu-satunya agama rasis. Islam adalah sebuah ideologi rasisme campuran barbar kuno dan terorisme modern.

1 komentar:

apakah ada agama yang paling rasis saat inkuisisi spanyol ????

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More