Blogroll

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat [Ibrani 11:1]. Ia mencahayai dan membaharui akal budi. Akal budi yang diterangi iman mendorong manusia memilih apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna [Lih Roma 12:2]

Beban Pembuktian Taurat, Zabur dan Injil

Kami kutip pendapat Insan Mokoginta berikut ini:
“Saya percaya Taurat dan Injil itu pada dasarnya wahyu Tuhan, tetapi Alkitab yang di dalamnya terdapat Taurat dan Injil yang ada sekarang ini bukanlah wahyu Tuhan, apalagi sudah bercampur dengan yang bathil. (Taurat dan Injil yang asli sudah tidak ada lagi, jika ada mengapa tidak tampilkan aslinya?). (Mokoginta, Debat Alquran Versus Bible, hlm. 51).

Jika Taurat dan Injil yang ada dalam Alkitab sekarang ini bukan wahyu Tuhan, maka dimanakah Taurat dan Injil yang disebut-sebut oleh Alquran? (Surat 5:46). Apakah Allah menyuruh Muhammad dan pengikutnya untuk percaya pada sesuatu yang bukan wahyuNya dan lebih celaka lagi pada kitab yang diturunkanNya tetapi tidak sanggup dijagaNya sehingga akhirnya hilang lenyap dari muka bumi? Mengapa beban pembuktikan terhadap Taurat dan Injil yang disebut-sebut oleh Allah dalam Alquran harus ditimpakan kepada orang Kristen? Lucu sekali, bukan?! Bagi orang Kristen, Alkitab yang ada sekarang adalah asli dan otentik, wahyu Tuhan Yang Mahakuasa, benar adanya. Kami tidak perlu mencari-cari sesuatu yang tidak ada. Karena Alkitab yang sekarang benar, maka tidak ada lagi yang lebih benar, kecuali kitab-kitab palsu. Bagi kami, selain Alkitab adalah KITAB PALSU. Kami dapat memberikan banyak bukti tentang kitab-kitab yang palsu, antara lain Alquran. Kami berpikir bahwa apa yang disinyalir oleh Alquran adalah Kitab yang nyata, bukan kitab yang hilang, atau Kitab yang tidak ada. Kalau Alquran mensinyalir adanya Taurat dan Injil, itu tidak harus berarti bahwa Alquran adalah wahyu Tuhan. Banyak buku-buku yang bukan wahyu Tuhan merujuk ke Alkitab, tetapi itu tidak berarti bahwa buku-buku tersebut pasti wahyu Tuhan juga, misalnya buku yang disebut ‘Injil Barnabas”. Karena Alquran tidak pernah menyatakan bahwa Alkitab yang ada sekarang tidak asli, maka orang Islam harus menerima kenyataan bahwa mereka sendiri melawan Alquran. Hanya orang Islam saja yang membuat Taurat dan Injil hilang dari peredaran zaman, sedangkan Alquran tidak membuatnya hilang. Jika Islam menuduh bahwa Taurat dan Injil yang ada sekarang bukan wahyu Tuhan, atau palsu, maka silahkan buktikan dimanakah yang asli itu, sebagaimana dinyatakan oleh Alquran Anda. Jika tidak, maka Anda adalah gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Tong kosong berbunyi nyaring.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More