Blogroll

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat [Ibrani 11:1]. Ia mencahayai dan membaharui akal budi. Akal budi yang diterangi iman mendorong manusia memilih apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna [Lih Roma 12:2]

Pelajari Alquran!

Kalau Ingin Tahu tentang Islam yang Sesungguhnya, Pelajari Alquran!
YES, Pelajarilah Quran!
Sebuah jawaban utk Mr. Daniel Pipes
By: Ali Sina

Dalam sebuah artikel berjudul “Belajar Quran?”, Mr Daniel Pipes, sejarawan dan direktur Forum Timur Tengah, mengatakan bahwa utk mengerti fenomena terorisme islam, seseorang tidak mesti membaca Quran. “Daripada Quran," desak Mr. Pipes "siapa saja yg ingin mempelajari Islam militan dan kekerasan yg diilhaminya, utk mengerti fenomena demikian seperti gerakan Wahhabi, Revolusi Khomeini dan Al-Qaeda ... sejarah muslim, bukan teologi islam, yg bisa menjelaskan bagaimana kita sampai pd saat ini dan mengisyaratkan apa yg akan terjadi selanjutnya.”

Utk menolak anggapan bahwa Quran bertanggung jawab thd bangkitnya terorisme islam, Mr. Pipes bertanya: “Jika Quran menyebabkan terorisme, lalu bagaimana anda menjelaskan tahun 1960an, waktu kekerasan Islam militan hampir tidak ada? Quran waktu itu masih berisi teks yg sama dg sekarang.”

Dia juga terus mengingatkan pembacanya “Muslim telah membaca Quran secara berbeda dari waktu ke waktu. Teguran akan kesopanan perempuan berarti sesuatu bagi feminis Mesir tahun 20an dan berarti lain lagi utk keturunannya sekarang. Saat itu, tudung perempuan dianggap penindasan dan pembatasan perempuan dari dunia luar. Tapi kini, koran2 Inggris berisi berita, ‘Kerudung itu cantik.’ Dulu, jilbab menandakan bahwa wanita bukanlah manusia utuh; sekarang, kata2 editor majalah fashion, jilbab ‘mengatakan bahwa kamu adalah wanita. . . ‘kamu harus diperlakukan sebagai orang dg pikiran merdeka. Membaca Quran terlepas dari konteks jamannya melupakan perubahan yg tidak dapat diprediksi.’

Dengan segala hormat utk Mr. Pipes, saya tidak setuju dgnya. Benar bahwa 40 th lalu Islam militan belumlah biasa. Alasannya adalah bahwa waktu itu muslim belum terlalu religius. Orang bisa jadi muslim dalam nama saja tanpa mempraktekannya. Selama th 60an, kebanyakan muslim adalah muslim KTP saja. Sedikit yg pergi ke mesjid. Mereka lebih tertarik akan modernisasi. Jilbab dianggap terbelakang. Anak2 muda tertarik pada budaya Barat. Dan walau ‘kedengarannya tidak masuk akal,’ perempuan yg sama yg memakai cadar dan berteriak ikut2an khomeini, dgn 'Death to America,' adalah perempuan yg beberapa tahun sebelumnya doyan pakai rok mini, sambil keganjringan the Beatles dan
Elvis.

Kebebasan yg dialami wanita Muslim sekarang ini bukan terjadi karena Quran ditafsirkan kembali, sesuai dgn jamannya. Ini terjadi karena sebelumnya, th 20an, dunia muslim melahirkan orang2 seperti Atta Turk dan Reza Shah yg melarang kerudung, memenjarakan Mullah bermasalah dan bergaris-keras dan memaksakan sekularisasi di negara mereka, (Turki dan Iran) menantang dan mengurangi pengaruh keji islam di semua bidang masyarakat dg resiko apapun.

Muncullah para pemikir2 hebat dan secara terbuka menantang Syariah dan meniupkan nafas baru pada sekularisme dan modernisme pada tubuh sakit para Umat Islam.

Sheikh Ali Abdul Raziq, ilmuwan Mesir membatasi Islam pada fungsi2 spiritual dan mencoba membebaskan masalah2 duniawi dari campur tangan agama2 atau genggaman imam.

Dr. Taha Hussain, ilmuwan terkemuka Mesir, menolak teori bahwa sistem politik Islam jaman awal diucapkan oleh Allah melalui wahyunya pada Muhammad.

Maulana Abul Kalam Azad, ilmuwan India terkenal, membantah bahwa Quran menuntut pengikut agama lain utk menerima agama baru. Melainkan bahwa Quran menuntut setiap orang beragama agar bertahan pada ajaran2 agamanya.

Asaf Ali Fyzee, pemikir Muslim India, setuju dg Abul Kalam Azad bahwa objek agama adalah melayani kemanusiaan dan bahwa hukum statik tidak cocok diterapkan pada masyarakat progresif.

Di Iran, ilmuwan Ahmad Kasravi mencela Islam dan menyebutnya sumber utama kebodohan dan keterbelakangan masyarakat. Dia menginginkan modernisasi negara lewat sekularisasi.

Pd waktu yg sama, Ali Dashti menerbitkan buku karir kenabian Muhammad yg menunjukkan fakta bahwa dia bukanlah nabi tapi orang biasa dg sedikit atau bahkan tanpa kebaikan dan pengetahuan yg pantas utk dicontoh.

Beberapa dekade sebelumnya, orang Iran bernama Mirza Agha Khan Kermani secara terbuka menyatakan bahwa Islam hanya baik utk ‘orang Arab liar telanjang kaki, penghuni gurun, gembala kambing, pemakan kadal dan bukan utk orang yg membangun peradaban besar seperti Iran.'

Jika diawal pertengahan abad 20 militan islam hampir tidak ada, itu
karena Islam ditafsirkan utk menjadi toleran dan progresif. Ini karena Islam diserang dan diruntuhkan. Waktu itu para Muslim makmur dan negara2 islam dimodernisasi karena Islam tidak masuk dalam percaturan bangsa.

Saya setuju bahwa orang harus baca sejarah utk mengerti kekejian Islam. Tapi bagaimanapun, saya tidak setuju dg Mr. Pipes bahwa
'hanya sejarah Muslim, bukan teologi Islami, yg menjelaskan bgm kita bisa sampai kesini.'

Kekerasan Islami adalah hasil langsung dari teologi Islam. Betapa naifnya utk percaya bahwa gerakan Wahabi, Revolusi Khomeini dan Al-Qaeda sama sekali tidak ada hubungannya dg ajaran kebencian dalam Quran. Sejarah juga memasukkan kisah Muhammad dan perang terornya.
Saya setuju dg Mr. Pipes bahwa Quran adalah kitab yg membingungkan, bahwa banyak ayatnya diganti2 dan seseorang harus punya pengetahuan tentang sha’ne nozool (konteks) utk mengerti buku ini. Tapi muslim terpelajar seperti para Mullah juga punya pengetahuan itu dan mereka tahu semua yg disebut pengajaran lembut dari Quran yg ‘diungkapkan’ ketika Muhammad masih lemah telah diganti semuanya ! Dan ajaran yg sah adalah ajaran2 yg ‘diungkapkan’ kemudian, yang menyebut2 pembunuhan para kafir (9:123), jangan berteman dg yahudi dan kristen (5:51), tundukan mereka sampai mereka bayar pajak Jizya (9:29), anggap mereka najis (kotoran, tidak boleh disentuh, tidak murni) (9:2) dll.

Singkatnya, Quran adalah buku kekerasan. Pesan dari Quran adalah pesan kebencian. Pesan ini sangat jelas dan keras. Sangat tidak mungkin utk mereka yg percaya dan mengikuti Quran utk menghindari kebencian pada mereka yg lain agama. Mustahil utk berpikir bahwa ajaran2 yg mengilhami kebencian dalam Quran tidak ada sangkut pautnya dg kebangkitan militan Islam. Silahkan anda mendengar khotbah2 di mesjid2 utk melihat dan mendengar jenis kebencian yg diajarkan dan darimana sumber kebencian itu. Ya, pelajarilah Quran utk melihat darimana militan Islam mendapat ajarannya.

Bisa saja dunia Islam kembali dibelokkan kearah moderat. Tapi ini dapat terjadi HANYA jika Islam dibuat lemah. Quran tidak perlu ditafsirkan kembali, tapi harus ditolak, dihapus dan dibuang. Para siswa dan politisi dinegara Islam harus bergabung dan menantang otoritas Quran, 'kesempurnaan' penulisnya dan keabsahan dirinya sbg 'nabi.' Mereka harus mendorong sekularisasi di negara islam dan berdiri kuat melawan para Islamis. Islam harus diserang dari arah politk dan ideologi.

Gila bahwa 1 milyar orang mengikuti 'nabi' sinting abad ke7. Ini akan membawa dunia kita pada jurang kehancuran. Hanya saat kepercayaan pada Islam dibuat lemah, Muslim akan kembali pada aliran moderat dan modernisasi. Karena Islam dan Syariah menghalangi semua ini, satu2nya masa depan yg menanti muslim adalah penambahan kefanatikan, kesengsaraan dan kekerasan. Dan satu2nya masa depan bagi umat manusia adalah penambahan teror dan perang.http://mengenal-islam.t35.com/PelajariAlquran.htm

9 komentar:

saya yakin anda non-muslim
buatlah artikel yang tidak mengandung SARA,,
jangan melakukn kampanye hitam yang tidak pake analisis dan riset percuma buang tenaga tidak mendatangkan manfaat apapun melainkan mudharat
semoga anda mendapat hidayah-Nya amin,,,

gan jgn ditanggapin artikel yang kaya gini, buang2 tenaga aja
bentar lagi juga bakaln gulung tikar
ditutup ama satpol pp
anggap aja sampah,, eh sampah bangsa

wkwwkkkw

admin ama pendukungnya cuma bisa debat dlm forum maya coba klo debat muka ama muka pada lari lo
dasar banci !!!!!!!!!!!!!!

http://www.youtube.com/watch?v=Qe4o2FYLKeg

http://www.youtube.com/watch?v=181sM8QkAJM&NR=1

admin akal budi islam gw tantang lo debat tunjukan kebenaranmu jika kalian memang orang yang benar

Saudara s4l4s22 yang baik. Bukankah kamu sudah terlambat? Keseluruhan blog ini adalah tantangan buat semua orang yang meyakini Islam sebagai ajaran dari Sang Pencipta Semesta Alam. Kami telah memperlihatkan secara meyakinkan bahwa Islam bukanlah sebuah agama yang benar, Islam mengandung banyak sekali ajaran yang menyangkal dan menghancurkan kemanusiaan. Kami berharap bahwa anda mampu memperlihatkan "AJARAN ISLAM YANG ANDA YAKINI SEBAGAI BENAR." Kami akan menelitinya, kami akan mengkritisinya. Itulah tugas kami. Dan kami pastikan bahwa dalam Islam tidak ada kebenaran, tidak ada sesuatu yang layak anda percaya sebagai datang dari Tuhan. Itulah kebenaran yang telah dan akan terus kami sampaikan. Kau lihat bahwa beribu-ribu orang telah mengunjungi blog ini dan mereka beramai-ramai mempertimbangkan kembali keyakinannya. Jangan khawatir, pada waktunya juga anda akan mengalami hal yang sama. Proses itu akan terus berkembang dalam dirimu hingga pada waktunya matamu terbuka dan hati nurani jernaih. Islam memang TIDAK BEAR.

waw..........makin kenal islam.....makin banyak yg meninggalkannya

Muslim paling banter akan ngoceh> blog sampah

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More