Blogroll

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat [Ibrani 11:1]. Ia mencahayai dan membaharui akal budi. Akal budi yang diterangi iman mendorong manusia memilih apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna [Lih Roma 12:2]

Menanggapi Artikel "Kenaikan Isa Almasih" (Al-Islah)

Maaf, saya mencoba mengulas Kenaikan Isa Al Masih dari sudut pandang orang Kristen.

Albert

Kenaikan Isa Al-Masih
tanggal : 10/05/2006

1. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, " Tidak ada seorang nabi-pun antara saya dan Isa. Sesungguhnya, dia akan turun ke bumi. Maka jika kalian melihatnya, kenalilah dia. Dia adalah seorang laki-laki dengan ukuran sedang, berkulit putih kemerah-merahan. Dia memakai dua baju kuning terang. Kepalanya seakan-akan ada air yang mengalir walaupun sebenarnya ia tidak basah. Dia akan berperang melawan manusia untuk membela Islam. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapuskan jizyah. Allah akan menghapuskan semua agama di zamannya kecuali Islam. Isa akan menghancurkan Dajjal dan dia akan hidup di bumi selama 40 tahun dan kemudian dia meninggal, kaum muslimin akan menyembahyangkan jenazahnya." HR Abu Dawud
Komentar :
Khotbah para uztad ini bersumber dari Al Qur'an atau hanya karangan saja????. Kisah Yesus menjelang sengsara, ditangkap prajurit Yahudi, diadili para imam imam Yahudi kemudian diserahkan kepada Pilatus, saat dianiaya, sampai dengan pada saat disalib wafat dan dimakamkan kemudian bangkit dari antara orang orang mati dan diangkat kesurga dikisahkan secara detail dalam Injil Matius 16: 21,.
Inti dari datangnya Yesus bukan membawa agama....tolong sekali lagi tidak membawa agama...apalagi membela Islam atau Kristen...Yesus datang memberitakan kabar baik dari ALLAH, karena Dia adalah FIRMAN yang menjadi manusia.
2. Menurut pandangan Islam, setelah nabi Isa as lolos dari rencana pembunuhan oleh orang-orang Yahudi, lalu diangkat ke langit dan masih hidup hingga saat ini, akan turun kembali nanti menjelang hari kiamat dan bertugas selama 40 tahun untuk menegakkan kebenaran Islam dan meluruskan ajarannya yang telah diselewengkan, diantaranya tentang salib, karena nabi Isa selama misinya hingga terangkatnya ke langit, sama sekali tidak pernah mengajarkan perihal salib,
Komentar :
Cerita ini dikarang atau ditulis oleh siapa, pada tahun berapa ia menulis dan apakah bersumber dari Al Qur'an???.
Injil ditulis berdasarkan kesaksian langsung para murid Yesus yang melihat,mendengar dan mengikuti Yesus pada saat melakukan pengajaran sehingga kisah Yesus menjelang sengsara, ditangkap prajurit Yahudi, diadili para imam imam Yahudi kemudian diserahkan kepada Pilatus, saat dianiaya, sampai dengan pada saat disalib wafat dan dimakamkan, bangkit dari antara orang orang mati kemudian diangkat kesurga benar benar diketahui langsung para penulis Rasul/Injil.
Kematian dikayu salib sudah disabdakan Yesus sebelum disalibkan dan dikisahkan dalam Matius 16:21.
"Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga"
3. juga akan membunuh babi yang telah dihalalkan oleh umat Kristen, di mana beliau sendiri tidak pernah menghalalkannya sejak Allah SWT haramkan.
Komentar :
Injil menjelaskan perihal halal dan haram lebih kepada masalah rohani bukan jasmani, seperti dikisahkan dalam Injil Markus.
7:19 "karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal"
7: 20 "Apa yang keluar dari seseorang itu yang menajiskan"
7: 21 "sebab dari dalam dari hati orang timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan"
Catatan dalam alquran dipengaruhi oleh umat Yahudi, karena antara islam dan yahudi sama mengharamkan babi.
4. Sementara itu, menurut pandangan Kristen, setelah Yesus Kristus bangkit dari kematian dan menemui murid-muridnya selama 40 hari, Yesus terangkat ke sorga dan akan kembali ke bumi dengan cara yang sama seperti naiknya.
"?Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." Kisah Para Rasul 1:11.
Sepintas ada kesamaan pandangan antara Islam dan Kristen perihal diangkat-nya nabi Isa as ke langit/sorga dan turunnya kembali ke bumi menjelang hari kiamat nanti, namun ada perbedaan sangat mendasar tentang hal tersebut yaitu ?belum atau sudah mati? ketika beliau diangkat. Menurut pandangan Islam nabi Isa as di angkat ke langit dalam keadaan sebelum mengalami mati, sementara, menurut pandangan Kristen Yesus diangkat ke sorga dalam keadaan setelah mengalami kematian.
Komentar :
Sumbernya dari mana yaa??? Kalau Al Qur'an menjelaskan demikian ya monggo kersa /terserah umat Islam mengimani karena peristiwa itu 500 tahun sebelum Al Qur'an ditulis.
Tetapi menurut Injil kisah Yesus menjelang sengsara, ditangkap prajurit Yahudi, diadili para imam imam Yahudi kemudian diserahkan kepada Pontius Pilatus, saat dianiaya, sampai dengan pada saat disalib wafat dan dimakamkan dan pada hari ketiga Ia bangkit diantara orang mati kemudian diangkat kesurga dikisahkan secara detail dalam Injil.
PANDANGAN ISLAM
5. Banyak kejadian-kejadian yang selaras de-ngan pandangan yang menyatakan bahwa Isa putra Maryam belum mengalami kematian ke-tika diangkat ke langit.
Pertama, dalam al-Qur?an dinyatakan bahwa nabi Isa as diselamatkan dari rencana pembunuhan :
?. padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka?. QS. 4:157
Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana . QS. 4:158
Kedua, banyak nubuat dalam hadits yang menginformasikan bahwa Isa putra Maryam akan turun kembali ke bumi dan baru akan meninggal setelah bertugas selama 40 tahun. Kalau Isa putra Maryam sudah mengalami kematian ketika diangkat ke langit, maka sangat logis bila beliau dinubuatkan baru akan mengalami kematian nanti setelah turun ke bumi dan bertugas selama 40 tahun.
Juga tidak mungkin Isa putra Maryam telah mengalami kematian kalau beliau harus turun kembali menjelang hari kiamat untuk berdakwah membela Islam, karena orang yang sudah mati tidak mungkin bisa berdakwah. Kalau orang yang sudah mati bisa berdakwah, tentu nabi Muhammad saw yang lebih tepat dari pada nabi Isa as, alasannya, nabi Muhammad saw sudah terbukti jauh lebih berhasil dalam menegakkan syariat Allah daripada nabi Isa as. Di samping itu, karena nabi Muhammad sebagai pembawa syariat terakhir dan bukan nabi Isa as, Tetapi karena nabi Muhammad saw sudah mati dan nabi Isa as masih hidup, maka nabi Isa as-lah yang ditakdirkan untuk membela Islam di akhir zaman nanti.
Komentar :
Kalau Yesus tidak disalib, siapa orang yang diserupakan itu? Cerita ini mungkin ditulis setelah mulai penyebaran agama Islam berarti sekitar 500 tahun kisah kematian Yesus disalib (bias nggak ya?). Ingat kisah sengsara Yesus dianiaya, wafat, dimakakankan pada hari ketiga bangkit diantara orang mati. Kisah kematian Yesus yang ditulis para murid Yesus langsung sekitar 500 tahun sebelum penyebaran agama Islam sudah dikisahkan secara detail dan urut seperti yang ditulis dalam Injil.
Coba anda buka lagi alquran ayat-ayat dibawah ini .....
Isa tidak dibunuh melainkan diangkat (QS. 4 An Nisaa -wanita- 157-158)
Bertentangan dengan:
Isa lahir, telah wafat, dan bangkit hidup kembali (QS. 19 Maryam 33)
Orang Kristian kafir
Orang kristen kafir; karena berkata: "Allah mempunyai anak.".... (QS. 2 Al Baqarah -sapi betina- 116)
Bertentangan dengan:
Orang Kristen di atas orang kafir sampai hari kiamat (QS. 3 Ali Imraan -keluarga Imraan- 55)

Jelaskan pertentangan ayat alquran....masih sangat banyak lagi tetapi itu saja yang saya berikan
5. Ketiga, nabi Isa as adalah nabi yang diutus kepada bani Israel yang disertai kemukjizatan sejak pada masa penciptaannya hingga pada masa menjalankan misinya, mukjizat-mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada beliau sangat nyata menunjukkan bahwa Isa putra Maryam adalah utusan Allah u, namun sayang, hanya sedikit orang-orang Israel yang mempercayainya bahkan mereka berencana membnunuh Isa as, karena mereka tidak percaya dengan nabi Isa as walaupun dengan kemukjizatan-kemukjizatan yang luar biasa, maka Allah SWT menyelamatkan nabi Isa as dengan mengangkatnya ke langit dan menjaganya tetap hidup hingga sekarang ini.
Komentar :
Justru karena keangkuhan bangsa Israel maka Allah mengutus putranya yang tunggal Yesus Kristus datang kedunia untuk menebus dosa umat manusia. Dan penyangkalan akan diriNya sudah diketahui sebelumnya dan dikisahkan dalam Injil Matius :
13:57 "Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya."
23:34. "Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota "
Dan Yesus telah memperingatkan kepada para muridnya / pengikutnya bahwa, mengikuti Yesus akan banyak menderita, tetapi Yesus memberi harapan barang siapa menderita karena Aku, kamu akan mendapat kemuliaan disurga.
Jadi yang akan ditolak oleh bangsanya sendiri bukan Yesus saja, termasuk para muridnya dan pengikutnya kami orang Kristen dan dikishkan dalam Injil Lukas 21:12.
"Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku"
6. Turunnya nabi Isa as menjelang hari kiamat nanti, merupakan kemukjizatan yang luar biasa bagi manusia, di mana Isa putra Maryam yang lahir ribuan tahun sebelumnya, ternyata masih hidup pada masa menjelang hari kiamat, tentu saja hal tersebut akan menjadikan seseorang sulit untuk tidak mempercayai kebenaran Isa putra Maryam. Sehingga ketika nabi Isa as menyampaikan kebenaran Islam tidak seorangpun yang menolak temasuk orang-orang Yahudi yang dulu sombong : Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan ber-iman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. QS. 4:159
Komentar :
Pada kedatangan yang kedua kalinya kededunia Yesus tidak menyampaikan kebenaran Islam tetapi akan menghakimi orang hidup dan mati. Yesus telah menggenapi yang dinubuatkan dalam kitab para nabi sebelumnya "Ia diangkat kesurga oleh Allah Bapa".
7. Satu lagi, ditakdirkannya nabi Isa as belum mengalami mati hingga saat ini, adalah untuk menjelaskan dan membuktikan bahwa dirinya tidak disalib, sehingga orang-orang yang tidak mempercayai informasi al-Qur?an yang menyatakan nabi Isa as tidak dibunuh dan tidak pula disalib akan langsung percaya. Dan untuk menjelaskan bahwa beliau as tidak pernah menyampaikan kepada manusia untuk menyembah dirinya atau untuk mengakui dirinya sebagai Allah.
Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku mengatakannya yaitu:"Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. QS. 5:117
Padahal dalam Bible sendiri, tidak ditemukan ayat yang menyatakan Yesus mengaku sebagai Allah dan memerintahkan manusia untuk menyembah dirinya, mereka tidak percaya yang dinyatakan al-Qur?an, tetapi baru akan percaya bila Yesus sendiri yang menjelaskan.
Komentar :
Kalau Al Qur'an menyatakan demikian terserah umat Islam mengimani, tetapi ingat Al Qur'an ditulis 500 tahun setelah kejadian itu terjadi.
Sedangkan yang ditulis dalam Injil adalah kesaksian para rasul yang hidup pada zaman Yesus melakukan pengajaran dan peristiwa pebyaliban Yesus serta kebangkitan dan naik kesurga.
PANDANGAN KRISTEN
8. Berbeda dengan pandangan Islam, menurut pandangan Kristen, Yesus telah mati disalib, bangkit dari kematian ?hidup lagi- baru terangkat ke sorga.
Pandangan semacam itu sebenarnya kontradiksi atau tidak selaras dengan kisah-kisah lain dalam bible, seperti ketika detik-detik penangkapannya, Yesus berada dalam ketakutan yang amat sangat dan berdoa memohon kepada Allah agar diberi keselamatan :
"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."
Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Lukas 22:43-44
Karena Yesus sangat sungguh-sungguh dalam berdoa, maka Allah mengabulkan doa-nya :
Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan. Ibrani 5:7
Berdasarkan ayat tersebut, Allah mengabulkan doa Yesus, yang artinya Yesus terselamatkan dari maut ?kematian- atau rencana pembunuhan oleh orang-orang Yahudi, yang artinya Yesus belum mengalami kematian ketika diangkat ke sorga. Menganggap Yesus telah mati disalib dan bangkit dari kematian tidak selaras dengan maksud ayat diatas.
Apalagi ditinjau dari sikap-sikap Yesus pasca anggapan kebangkitannya, mustahil Yesus telah mengalami kematian lalu hidup kembali bila beberapa jam sebelum diangkat ke sorga Yesus makan sepotong ikan goreng.
Komentar :
Tuhan Yesus turun kedunia dalam wujud manusia sama seperti kita kecuali dalam hal dosa dan telah dinubuatkan dalam kitab para nabi. Setelah Yesus dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes terdengarlah suara dari surga (Allah) dan dikisahkan dalam Injil Matius :
3: 17 "Inilah Anak Ku kepadanyalah Aku berkenan".
Sedangkan ketakutan Yesus menjelang disalibkan dan berdoa kepada Bapa-Nya sampai mengeluarkan peluh bagaikan titik titik darah yang jatuh ketanah menunjukkan Yesus dalam ujud manusia juga mempunyai rasa takut, tetapi rasa takut itu tidak mengalahkan kesetiannya kepada Bapa-Nya.
Dan peristiwa ini merupakan pengajaran yang sangat baik bagi umat manusia dimana manusia sering sangat lemah menerima penderitaan walaupun dijalan Tuhan, dan lebih lebih senang mengambil jalan pintas demi kehidupan yang mapan/ enak/makmur walaupun tidak berada dijalan Tuhan. Jadi sengsara Yesus itu memang harus digenapi untuk memberi suri tauladan kepada umat manusia dan memang sudah dibubuatkan dalam kitab para nabi.
7. "Adakah padamu makanan di sini?"
Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. Injil Lukas 24:41-43
Makan makanan beberapa jam sebelum terangkat ke sorga, adalah bukti bahwa Yesus belum mengalami kematian ketika diangkat ke sorga. Karena, perbuatan makan ikan goreng hanya dilakukan oleh orang hidup yang belum mengalami kematian untuk menjaga agar tetap hidup dan bukan perbuatan orang yang telah mengalami kematian. Orang yang hidup sesudah mati, tidak perlu lagi makan makanan agar tetap hidup, karena dia sudah tidak akan mengalami kematian lagi :
Komentar :
Kan Yesus bangkit kembali dari antara orang rang mati pada hari ketiga setelah dimakamkan, inilah misteri Tuhan kalau Allah Bapa menghendaki demikian tidak ada hal yang tidak mungkin bagi Allah.
Penampakan Yesus kepada muridnya memang dimaksudkan agar para muridnya tidak ragu lagi akan misteri Allah yang telah dijanjikan itu dan telah dinubuatkan dalam kitab para nabi.Jadi bukan janji kosong dan telah disahkan pada Matius 17:23
"dan mereka akan membunuh Dia dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan." Maka hati murid-murid-Nya itupun sedih sekal".
8. Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, Ibrani 9:27
Kalau manusia sudah ditetapkan hanya satu kali mengalami mati, tentu setelah dibangkitkan dari kematian, manusia tidak akan mengalami lagi kematian, yang artinya setelah itu manusia akan kekal hidup yang tidak akan merasa lapar dan tidak perlu makan, lalu mengapa Yesus masih makan ikan goreng kalau dikatakan telah bangkit dari kematian ?. Tentu saja karena Yesus masih hidup dan belum mengalami kematian. Pendek kata Yesus terangkat ke sorga dalam keadaan masih hidup dan belum mengalami kematian.
Ada fragmen-fragmen lain yang terdokumentasi dalam Injil Lukas, yang mengindikasikan bahwa Yesus belum mengalami kematian :
?.. bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia (Yesus) hidup. Injil Lukas 24:23
Yang dimaksud Yesus hidup seperti yang dikatakan malaikat dalam ayat di atas adalah, hidup sebelum mengalami kematian bukan hidup setelah mengalami kematian, karena Yesus masih makan ikan goreng.
Ada satu lagi fragmen yang mengindikasikan bahwa Yesus hidup dan belum mengalami kematian :
Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. Injil Markus 16:11
Untuk memahami ayat tersebut, mari kita ambil contoh seakan-akan kejadian itu ada dihadapan kita. Misalkan ada orang katakanlah ?A?, mempunyai teman ?B? sedang bepergian menggunakan kereta api, beberapa jam kemudian ?A? mendapatkan berita di televisi kereta yang ditumpangi ?B? tabrakan dan ?B? termasuk korban tewas. Tetapi beberapa hari kemudian ?A? bertemu ?B? dipasar, maka ?A? tidak percaya mendapati ?B? hidup. Ketidakpercayaan ?A? semata-mata untuk menyimpulkan bagaimana pemberitaan semacam itu bisa terjadi, bukan untuk menyimpulkan bagaimana mungkin ?B? dapat bangkit dari kematian. Maka kesimpulannya adalah ?B? tidak tewas.
Begitu juga ketika murid-murid mendapatkan Yesus hidup, ketidak-percayaan mereka semata-mata untuk menjawab ?siapakah orang yang disalib kalau Yesus masih hidup ??, bukan untuk menjawab ?apakah Yesus telah bangkit dari kematian?.
Menurut pandangan mereka dan pandangan orang pada umumnya, bila ada penampakan yang menyerupai orang yang telah mati, maka penampakan itu adalah hantu. Merekapun sempat mengira Yesus yang ada di hadapan mereka adalah hantu, hal itu maklum saja, karena berita tentang Yesus telah mati di tiang salib sangat kuat beredar di masyarakat.
Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Injil Lukas 24:37
Kemudian Yesus menghampiri mereka un-tuk menjelaskan bahwa Yesus yang mereka lihat bukanlah hantu :
?Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?
Lihatlah tanganKu dan kakiKu: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." Injil Lukas 24:38-39
Apa yang dilakukan Yesus adalah untuk membuktikan bahwa dia belum mati, karena kalau dia sudah mati dan hidup lagi, tentu mereka tidak akan dapat melihat dan meraba tubuhnya. Merekapun akhirnya percaya bahwa Yesus yang mereka lihat adalah benar-benar Yesus dan bukanlah hantu. Artinya, mereka percaya kalau bukan Yesus yang disalib.
Doa Yesus yang dikabulkan, Yesus makan ikan goreng, ucapan malaikat bahwa Yesus masih hidup, ketidak-percayaan murid-murid menyaksikan Yesus masih hidup dan pengakuan Yesus bahwa dirinya bukan hantu, adalah fragmen-fragmen yang menguatkan pandangan bahwa Yesus belum mengalami kematian ketika diangkat, apalagi ditinjau dari tujuan Yesus turun kembali ke bumi, sangat pas bila Yesus belum mati.
Menurut pandangan Kristen, turunnya Yesus kembali ke bumi, adalah untuk mengembalikan kerajaan Israel atau untuk menyelamatkan umat Israel, dan itu tidak bisa dilakukan oleh Yesus dalam bentuk roh. Karena orang dalam bentuk roh, tidak akan bisa dilihat oleh manusia yang masih hidup di dunia fana.
Dalam Injil Lukas disebutkan, bahwa orang akan dapat melihat Yesus ketika turun ke bumi :
Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Injil Lukas 21:27
Yang artinya, bukan dalam bentuk roh atau bentuk orang yang sudah mengalami kematian. Tentu saja ayat tersebut menjadi ganjalan bagi yang memiliki pandangan bahwa Yesus telah mengalami kematian sebelum terangkat ke sorga. Bukankah orang yang telah mengalami kematian tidak akan bisa dilihat ?
Tetapi, ayat tersebut justru memperkuat pandangan Islam yang menyatakan bahwa nabi Isa as belum mengalami kematian ketika terangkat ke langit dan juga turunnya nanti, sehingga orang akan dapat melihat fisik Yesus. Ada satu lagi ayat dalam Bible yang selaras dengan pandangan Islam :
"....Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." Kisah Para Rasul 1:11
Frasa dengan cara yang sama dalam ayat tersebut, selaras dengan pandangan Islam yang menyatakan, nabi Isa as terangkat ke langit dalam keadaan belum mengalami kematian, dan akan turun kembali juga dalam keadaan belum mengalami kematian.
Sampai di sini dulu kajian tentang kenaikan nabi Isa as dari sudut pandang Islam dan Kristen, semoga kajian ini bermanfaat bagi akidah kita. Amien.
Komentar :
Manusia bisa membuat cerita/karangan/fragmen tentang "kebangkitan Yesus yang kedua kali" sesuai dengan kepentingannya dan cerita ini paling lama ditulis pada awal pengajaran Islam 500 tahun sesudah peristiwa sesungguhnya terjadi dan kalau hal ini menjadi sumber keimanan umat Islam ya monggo kerso/ up to you, tetapi sabda Tuhan tidak akan berubah dan lapuk dimakan zaman, semuanya telah difirmankan sendiri oleh Yesus dan dikisahkan langsung oleh para murid Yesus yang mengalami,melihat dan mengikuti pengajaran langsung Yesus.

Salam - Albert 

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More