Blogroll

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat [Ibrani 11:1]. Ia mencahayai dan membaharui akal budi. Akal budi yang diterangi iman mendorong manusia memilih apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna [Lih Roma 12:2]

Penciptaan Adam


Dalam Q 2:30-33 kita baca:

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." 
Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!" Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." 
Allah berfirman: "Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini." Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan ?"

Mari kita telusuri dari mana asal kisah ini. 
Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." (Kejadian 1:26) 
Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? (Mazmur 8:5) Apakah yang akan menjadi keistimewaannya? (tanya para malaikat pada Tuhan - Adadeh) Dia (Tuhan - Adadeh) menjawab bahwa hikmahNya jauh melebihi hikmah dirimu. Maka dibawaNya binatang ternak, binatang2, dan burung2 ke hadapan mereka (para malaikat – Adadeh) dan bertanya kepada mereka apa nama mereka, tapi para malaikat tidak tahu. Setelah manusia diciptakanNya, Dia membawa binatang2 itu ke hadapan manusia dan menanyakan nama2 binatang tersebut dan dia menjawab, ini adalah sapi, itu adalah keledai, ini adalah kuda, dan itu adalah unta. Tapi siapakah namaku? Aku sejadinya dipanggil sebagai tanah bumi, karena dari bumilah aku diciptakan (Midrash Rabbah di Leviticus, Parashah 19, dan Kejadian, Parashah 8; dan Sanhedrin 38).

Berbagai sura Qur’an juga menyatakan Allah memerintahkan para malaikat memberi hormat kepada Adam (7:10-26; 15:29-44; 18:50; 20:116). Semua malaikat tunduk dan memberi hormat kepada Adam kecuali Setan. Dan ini sama dengan yang tercantum dalam Midrash dari Rabbi Moses.Sumber

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More