Blogroll

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat [Ibrani 11:1]. Ia mencahayai dan membaharui akal budi. Akal budi yang diterangi iman mendorong manusia memilih apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna [Lih Roma 12:2]

Perilaku yang Tak Patut Ditiru

Salah satu kebiasaan Muhammad adalah mengambil perempuan yang ditinggal suami mereka menjadi isterinya dengan dalil untuk memberi nafkah (lahir dan bathin) kepada perempuan malang itu. Itulah sebabnya Muhammad memiliki banyak isteri dan gundik. Para pakar Islam melaporkan bahwa Muhammad mempunyai 22 isteri antara lain sebagai berikut: 
1. Khadijah, 
2. Saudah,
3. Aisyah (berusia 8 tahun)
4. Ummu Salama
5. Hafsah
6. Asma
7. Hend 
8. Zainab (Isteri anak angkatnya sendiri)
9. Habla
10. Maria (orang Kristen)

Orang Islam berkeyakinan bahwa apa saja yang dilakukan oleh Muhammad wajib hukumnya untuk diteladani yang lazim disebut dengan sunnah Rasul. Allah berkata:

“[Surat 33.21] Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”. 

Karena Muhammad beristri banyak (22 orang), maka wajib hukumnya untuk ditiru. Allah menambahkan:

“[59.7]…Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.” 

Namun, kalau Anda membaca Alquran, maka Sunnah Rasul jenis ini (beristri 22 orang) ternyata TIDAK BOLEH diteladani. Pantang ditiru sebab Allah sendiri berkata: 

“[4.3] Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” 

Allah hanya mewajibkan pria Islam memperisteri perempuan maksimal 4 orang. Artinya, Muhammad mewariskan suatu ajaran yang tidak ia praktekkan sendiri. Hal ini menimbulkan kesulitan sendiri bagi pendebat Islam dewasa ini. Allah hanya mewajibkan 4 orang, tetapi Muhammad malah melanggarnya dengan mengambil istri 22 orang, padahal siapa pun yang melanggar titah Allah, maka ia berdosa. Kesimpulannya, Muhammad berdosa.





0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More