Blogroll

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat [Ibrani 11:1]. Ia mencahayai dan membaharui akal budi. Akal budi yang diterangi iman mendorong manusia memilih apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna [Lih Roma 12:2]

Nabi suci Muhammad suka menghisap lidah bocah cowok.

Berdasarkan informasi Alqoran dan hadis, anda bisa menyimpulkan sendiri prilaku nabi yang satu ini. Muhammad saw suka menghisap lidah bocah cowok.

"Musnad Ahmad," nomor hadis: 16.245,

Diriwayatkan oleh Ibnu Hisyam Kasim, diriwayatkan oleh Huraiz, diriwayatkan oleh Abdul Rahman bin Abu Auf Al Jarashy,dan diriwayatkan oleh Muawiyah yang berkata,
"Aku melihat nabi (Muhammad) mengisap lidah atau bibir Al-Hasan bin Ali,semoga doa Allah atasnya. Karena tidak ada lidah atau bibir yang mengisap nabi akan disiksa (oleh api neraka).

Anda bisa melihat bahwa Allah sendiri malah berdoa utk nabi sucinya. Mengagumkan juga bahwa nabi suci suka kalau lidah atau bibirnya diisap oleh cowok2. Bahkan orang yang menghisap lidah atau bibir nabi tidak ada disentuh oleh api neraka.
 
Confirmasi ke Alqoran,

[52.24] Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan.

[76.19] Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan. 

 
Hadis berikut memperlihatkan kepada kita bahwa nabi suci menyerakan dirinya untuk dicium.
  
Hadis Sunan Bayhaqi dan Al-Halabi.

Menurut Hadis ini, seseorang bernama Zahir, yang selalu mengatakan pada setiap orang bahwa “sang nabi mencintaiku,” berkata bahwa satu hari Muhammad mengendap-endap dibelakangnya dan memeluk dia dengan ketat. Zahir, yang kaget, berteriak sambil meronta utk melepaskan diri, “Lepaskan aku!” setelah berpaling dia melihat bahwa yang memeluknya adalah Muhammad, dia berhenti meronta dan langsung “menyandarkan punggungnya pada dada Muhammad – doa2 dan berkah untuknya.”

Hadis Sunan Bayhaqi dan bisa dilacak hingga ke Hadis Sunan Abu Dawud (satu dari enam koleksi Hadis tersahih), yang menyatakan bahwa Muhammad mengangkat baju depannya bagi seorang pria yang mana pria itu langsung menciumi seluruh tubuhnya, “dari pusar hingga ke ketiak.”



 

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More